Seratus Buku untuk Rumah baca “QALBU”

Boja, Kendal (05/09/17) – Bila anda penggila dunia baca dan suka denan dunia keterampilan, perlulah sesekali berkunjung di rumah baca “QALBU” yang terletak di dusun Kebonombo, Desa Blimbing, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal. Rumah baca ini digagas oleh Bapak Imron serta istrinya sejak 5 tahun yang lalu. Berangkat dari keprihatinan minat baca warga sekitar yang masih sangat rendah serta banyaknya warga yang minim kreativitas, didirikanlah rumah baca ini. Di rumah taman baca inilah anak-anak warga kebonombo dan sekitarnya mendapat fasilitas untuk belajar tambahan diluar jam sekolah. Namun, tidak menutup kemungkinan wara dusun lain pun diperboehkan untuk ikut belajar di rumah ini.

 

Awal mula, rumah baca “QALBU” ini semata menunjang minat baca anak-anak. Keterbatan koleksi adalah kendala mutlak yang dihadapi oleh Pak Imron dan keluarga. Bahkan, menurut Bu Imron, rumah baca ini sudah sangat sering sekali mengajukan proposal permohonan bantuan buku namun selalu mendapatkan kendala.

“Iya, itu (kendalanya), mas. Karena kami bukan lembaga berbadan hukum, jadi agak sulit dalam mencari donasi-donasi buku.” Terangnya kepada mahasiswa KKN saat audiensi, (27/08/17).

Seiring berjalannya waktu, kini, rumah baca ini pun merambah dunia ekonomi kreatif dan usaha mikro kecil menengah.

Dalam beberapa kesempatan, ada penyelenggaraan pelatihan bagi ibu-ibu. Hal ini guna mengembangkan daya kreatifitas mereka dalam mengkreasikan kain perca, sampah organik maupun anorganik. Bahkan, untuk produk kreatif batiknya, rutin dipamerkan oleh para anggota dalam berbagai event pameran yang diselenggarakan oleh beberapa Dinas di Kabupaten Kendal.

Di Bulan Agustus dan September ini, sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Semarang sedang melaksanakan KKN RM (Kuliah Kerja Nyata Revolusi Mental) di Desa Blimbing. Sebagai bentuk kerja sama antar keduanya, akan ada donasi buku dari kelompok KKN Unnes kepada rumah baca ini. semoga dengan adanya penambahan buku ini semakin banyak minat baca para warga dan anak-anak (Ghulam/Vika).

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan